cari apa?

Translate

Risak

Sebenarnya aku harus apa? kamu sangat membuatku bingung!  

kemarin kamu bilang; "aku ngga bisa mahamin kamu, aku ngga bisa nemenin kamu lagi dan aku berharap kita ngga pernah bertemu sebelumnya".

Kawan, itu sudah cukup membuat hati saya remuk. dan saat saya ingin sendiri, kamu terus saja meneror saya, teror yang katanya adalah kekhawatiranmu itu.
 

Luka itu kamu gores terlalu ramah, hingga membuat saya sangat lelah. tapi saya bisa apa, Saya harus berbohong kalau saya benar-benar berhenti mencintaimu?

Ah, tidak kawan.
Nyatanya, kamu punya ruangan kecil khusus di hati saya. Ruangan yang terkunci rapat dan sangat kokoh, hingga tidak ada siapapun yang dapat mengganti siapa di dalamnya.

tapi, untuk sekarang ini, jangan terlalu berpura-pura seolah tidak bersikap apapun di hari kemarin. dan saya menyiapkan hati saya agar tetap kuat untuk akan kamu sakiti dilain hari


Sekian, Terima kasih
-Hann. (21/04/20)

fy: fry

Halcyon


Saya tidak berharap kamu membaca ini. Saya hanya berharap saya akan merasa tenang saat menulis ini. 

Saya belum bisa 'memahami' diri saya, dan sebelumnya saya tidak merasa ada masalah dengan itu. Tapi ternyata kamu tidak mau menerima saya, kamu menyerah. Sebelumnya saya kira akan menjadi diri saya sendiri saat bersama kamu, namun ternyata lagi-lagi saya salah. Seberapa lama pun saya di hatimu, tetap saja saya hanya singgah, meski singgah dalam waktu yang lama.

Nyatanya, untuk menempati hatimu, harus memenuhi syarat yang luar biasa. Saya yakin, siapa pun yang nantinya ada di sana adalah seseorang yang sangat sempurna dan yang pastinya sangat baik untukmu.

"tidak ada yang dapat menghentikanku untuk mencintaimu. Kecuali dirimu sendiri yang memintaku untuk berhenti". 

 
Pada satu malam saat saya sudah cukup lelah, saya berpikir untuk berhenti mengharapkanmu; bila hubungan ini tidak membaik, saya akan berhenti setelah saya rasa kamu baik-baik aja. 
Namun, kau sudah menyerah, dan memintaku untuk berhenti. ya, saya akan berhenti. Dan ternyata, kamu memang sudah baik-baik aja tanpaku, toh?

Sekian, Terima kasih
-Hann. (20/04/20)