luka itu masih ada
aku yakin takdirlah yang mempertemukan kita, aku yakin juga bahwa takdir yang akan memisahkan kita. dan aku harap semoga takdir membawamu kembali kepadaku luka itu rasa-rasanya masih baru, padahal sudah hampir 2 tahun luka itu bersemayam di hatiku. andai kamu tau, betapa susahnya aku menyembunyikan luka itu. aku harus tetap tersenyum meski hatiku teriris, aku harus tetap tertawa meski perasaan ini masih tak baik-baik saja. ya, setelah perpisahan itu, tidak ada yang benar-benar baik-baik saja di hatiku. aku belum menemukan manusia sepertimu. seperti yang aku katakan pada hampir 3 tahun yang lalu, "siapa pun yang nantinya berteduh di hatiku, aku rasa tidak pernah ada yang bisa menggantikan posisimu". aku menyesal pernah mengatakan itu, karena aku rasa itu ternyata benar. ah, omongan adalah doa. padahal niatku pada saat itu sebatas omong kosong saja. sial. salahku. namun akan tetap aku usahakan bagaimana caranya agar bisa segera lepas dari ikatan i...