cari apa?

Translate

pencitraan

selamat malam, kawan.
tau kah kamu bahwa diriku sekarang sudah jauh lebih baik dari diriku yang lalu saat harus berpisah denganmu? yang pada saat itu mau tidak mau, Saya harus merelakan dirimu pergi dan membiarkan hati ini tersakiti. 

bahkan, kalau tidak salah,
hampir setengah tulisan yang sudah kubagikan di sini sebenarnya tertuju khusus untukmu.
apakah kamu merasa spesial? haha.

Saya tidak bohong, pada hari itu Saya benar-benar merasa hancur. Saya merasa hati ini sudah lumpuh dan Saya kira tidak akan bisa menerima orang lain lagi.

tapi, sekarang, taukah kamu bahwa Saya sudah merelakan itu semua? taukah kamu bahwa Saya sudah siap menerima orang baru? taukah kamu bahwa Saya telah menyadari bila Saya baik-baik saja ada dan tanpa dirimu?

Saya sembuh, kawan! Ahahha

pengaruhmu memang cukup besar dalam hidup Saya.
kamu memang turut andil banyak untuk sikap-sikap Saya selama ini. baiklah, Saya tidak menyangkal soal itu, dan Saya berterima masih untuk itu, dan untuk kenangan-kenangan yang sebagian besarnya sudah tak bisa Saya ingat lagi. 

sekarang Saya hanya berharap kamu lebih bahagia dan dikelilingi oleh orang-orang yang juga bahagia karenamu.

ah, enggak, sepertinya Saya disini terlihat menyedihkan sekali, ya? terlihat seperti Saya ini sudah sangat hancur.

ah, sebenarnya tidak separah itu, kok.
ini hanya untuk pencitraan aja. wkwk. 
hehe bercanda, Mr. Peace!

bila kamu yang membaca ini tidak merasa 'kamu' yang Saya sebutkan disini, ya sudah, tidak perlu memikirkan siapa yang Saya maksud disini. 
tidak perlu ambil pusing lah, Boi. 
kamu hidup bukan untuk menjadi orang yang serbatau soal hidup orang lain, apalagi menjadi sosok yang sok tau. 

tidak perlu memikirkan Saya dan masa lalu Saya.. apalagi sampai bertanya soal ini.
bila Saya rasa kamu harus tau, 
Saya akan memberitau soal ini tanpa kamu pinta. 

sudah larut disini, aku beristirahat dulu, ya.
dadah~

sekian, terima aksi.
– Hann. (22.56 / 180821)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar