Aku di sini
"Butuh waktu cukup lama untuk berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan masa lalu, dan belajar berani kembali menapak setelah kaki penuh duri. Tapi, dengan gampangnya, kamu datang kembali dan membuat usaha itu terasa sia-sia. kamu datang perlahan, lalu berpudar, dan mungkin akan berakhir menghilang. Sampai saat ini, aku masih tertatih-tatih, terseok-seok, aku tak karuan. Aku mengharap bantuan, untuk menyembuhkan hati ini dari luka yang kamu toreh, lagi." -- @hev.erasi di instagram, dengan sedikit tambah dan pengurangan . cek di sini Entahlah, aku masih tak paham dengan apa yang aku rasakan. Apa mungkin karena saking labilnya aku sampai sudah tak merasa sakit lagi, atau karena luka itu memang sudah sembuh? Atau juga mungkin karena enggak ada yang lalu lalang lagi? Entahlah. Memahami perasaanku sendiri aja udah susah, terus kenapa aku masih mau membebaninya dengan memikirkan perasaan orang lain, ya? Jadi orang yang 'sok peduli' sampai lupa kalau diri ini juga per...