Postingan

Diam

Kamu pernah berkata, "Aku suka caramu menutupi masalahmu dengan senyum dan diam. boleh ajari aku?". Lalu aku hanya tersenyum. Katamu, "Teruslah seperti itu. itu cocok denganmu." Lalu aku lihat punggungmu menjauh dari hadapanku. Sekarang, Aku masih mengagumimu dalam diam. Sekarang, Aku masih mencintaimu dalam diam Sekarang, Aku masih menunggumu dalam diam. Sewindu sudah dan aku masih setia bersama senyumku. Berapa lama lagi aku harus menunggu? Aku harus bagaimana? Kenapa aku terus tersenyum melihat duniaku hancur? Ajari aku berbicara!

Rindu & Ikhlas

kian tubuhku menuju hampa. bulir rindu menitik tiada tara.  terpaksa aku tenangkan rindu  dalam jiwa bergemuruh pilu. kini, aku rindu . menjuntai berebut ruang, rindu ini membuat sesak di dada. bahkan sesak melampaui beban seharusnya. aku ikhlas,  namun salah kah jika ingatan tentangmu  masih membekas? sesat. sekat. rekat. rehab. - Hann. (311222 - 22.11)

halaman baru

ini adalah kisah kasih suatu insan kepada insannya yang terkasih,  cintanya, semoga sampai tua, selalu ada. aku mencintaimu, dan itu fakta.  jika kau ingin mendengar kebohongan  maka akan kuceritakan seribu satu alasan  mengapa aku masih mencintaimu  karena sebenarnya aku tak punya satu pun alasan  untuk mencintaimu dengan sederhana.  aku melakukannya hanya karena aku ingin melakukannya. aku ingin mencintaimu dengan sederhana yang selalu ada,  rasa luar biasa tanpa kata ganti, cara tak biasa untuk jadi berarti.  kuharap, semoga kita selalu bersama.  hingga akhirnya yang memisahkan kita  adalah saat salah satu dari kita beristirahat  dan masuk ke pelukan bumi.  aku akan selalu ada di sampingmu,  bahkan sampai kita jadi debu, aku akan mencintaimu.  - Hann (291122) : Bukan untukmu lagi. -revisi 25 Desember 2024