Postingan

Hadiah Kasih Sayang

Siapa aku? Kurasa... Hilang dalam ramai, aku terus mencari jawaban, Aku mengulurkan tangan pada banyak hati, Namun lupa menggenggam diri sendiri, Untuk sekadar bertanya dan memahami, Nyata dan terabaikan, aku pun butuh aku di sini.   Terlalu banyak orang yang kuajak berteman, Sampai-sampai aku lupa bahwa diriku juga perlu diajak bicara. Terlalu sering berkenalan, Sampai-sampai aku lupa berkenalan dengan diriku sendiri. Terasa... cermin tetap asing bagiku.   Kemana aku selama ini?   Siapa aku? Hari-hari terasa gelap, seakan tak pernah pasti. Aku terjebak dalam sikap yang mengakar di hati. Namun, bisakah aku menerima diri ini utuh? Untuk sekali saja, merangkul luka tanpa takut runtuh. Nyatanya, aku hanya ingin damai dalam pelukanku sendiri.   Siapa aku, sebenarnya? Tak perlu kamu pusing mencari jawabannya, Karena aku sendiri pun masih bertanya. Yang jelas dan aku tahu pasti, Aku adalah manusia. Kumpulan daging dengan jiwa.   Banjarmasin, 8 Desember 2024

Diam

Kamu pernah berkata, "Aku suka caramu menutupi masalahmu dengan senyum dan diam. boleh ajari aku?". Lalu aku hanya tersenyum. Katamu, "Teruslah seperti itu. itu cocok denganmu." Lalu aku lihat punggungmu menjauh dari hadapanku. Sekarang, Aku masih mengagumimu dalam diam. Sekarang, Aku masih mencintaimu dalam diam Sekarang, Aku masih menunggumu dalam diam. Sewindu sudah dan aku masih setia bersama senyumku. Berapa lama lagi aku harus menunggu? Aku harus bagaimana? Kenapa aku terus tersenyum melihat duniaku hancur? Ajari aku berbicara!

Rindu & Ikhlas

kian tubuhku menuju hampa. bulir rindu menitik tiada tara.  terpaksa aku tenangkan rindu  dalam jiwa bergemuruh pilu. kini, aku rindu . menjuntai berebut ruang, rindu ini membuat sesak di dada. bahkan sesak melampaui beban seharusnya. aku ikhlas,  namun salah kah jika ingatan tentangmu  masih membekas? sesat. sekat. rekat. rehab. - Hann. (311222 - 22.11)