Postingan

rinduku untukmu

sayang, apa kamu merindukanku juga?  kuharap tidak karena aku telah merasakan itu begitu lama dan aku sungguh tersiksa dengan menahan beban rindu yang semakin berat aku tau bagaimana rasanya,  dan aku tidak mau kamu terbebani dengan rindu yang menyebalkan ini maafkan aku, ya, bila sesekali rindu itu singgah ke kamu bila rindu itu mengganggu harimu dan mengacaukan perasaanmu maafkan aku juga, bila sesekali aku tak sengaja menitipkan rindu itu kepada angin,  hingga terbawa dan sampai ke kamu aku tidak bermaksud menyusahkanmu dengan rindu itu, aku tidak bermaksud memberatkan bahumu dengan beban itu aku tidak bermaksud dan aku tidak mengharapkan itu tapi, tenang Sayang,  aku tidak masalah bila kamu merindukan orang lain santailah saja, Sayang, biarlah aku mengasuh rindu ini sendiri tidak apa-apa, aku sudah terbiasa menerbangkan rindu itu di langit-langit mimpiku – Hann.  (21.48 - 01/11) * #1 fy: sst

Positif

Gambar
14 Maret 2021, aku SWAB Antigen di salah satu RS di Landasan Ulin. itu pertama kali aku diswab kali, ya. rasanya gimana? hmm. sakit sih padahal enggak sakit juga, lebih ke geli deh kayaknya. eh gatau dah. 14 Maret 2021 jam 13.56, aku ditelpon dokter dan katanya aku positif covid-19. tau ga apa perasaanku pas dibilang dokter aku positif? aku kaget, wajar kan? tapi aku ga ngerasa runtuh gitu loh. emang aku harusnya gimana juga? eh iya, padahal keesokan harinya harusnya aku tes akademik masuk SMA, gila, aku 3 hari belajar persiapan untuk itu --itu pencapaian loh. biasanya aku ga pernah tuh belajar sampai berhari-hari gitu. untuk ujian di sekolah aja aku ga belajar. buktinya pas SD nilai MTK aku 47 pas ujian apa gitu, duh, lupa.--  oh ya, pun untuk pertama kalinya aku minum susu beruang sampe habis 1 kaleng. hebat, kan? haha. yaa mau ga mau pokoknya harus maksa buat mau minum susu yang aneh itu. harus maksa diri biar bisa habisin setidaknya 1 kaleng perhari. yap, akhirnya aku bisa maks...

pencitraan

selamat malam, kawan. tau kah kamu bahwa diriku sekarang sudah jauh lebih baik dari diriku yang lalu saat harus berpisah denganmu? yang pada saat itu mau tidak mau, Saya harus merelakan dirimu pergi dan membiarkan hati ini tersakiti.  bahkan, kalau tidak salah, hampir setengah tulisan yang sudah kubagikan di sini sebenarnya tertuju khusus untukmu. apakah kamu merasa spesial? haha. Saya tidak bohong, pada hari itu Saya benar-benar merasa hancur. Saya merasa hati ini sudah lumpuh dan Saya kira tidak akan bisa menerima orang lain lagi. tapi, sekarang, taukah kamu bahwa Saya sudah merelakan itu semua? taukah kamu bahwa Saya sudah siap menerima orang baru? taukah kamu bahwa Saya telah menyadari bila Saya baik-baik saja ada dan tanpa dirimu? Saya sembuh, kawan! Ahahha pengaruhmu memang cukup besar dalam hidup Saya. kamu memang turut andil banyak untuk sikap-sikap Saya selama ini. baiklah, Saya tidak menyangkal soal itu, dan Saya berterima masih untuk itu, dan untuk kenangan-kenangan yang...